Metromile car insurance opens office in Tempe

first_imgMetromile, a pay-per-mile car insurance company, announced it will open its third office in Tempe. The office is located at 1150 W. Washington St., near the Priest Drive and Washington light rail station.“We are really excited to be in Tempe,” said Dan Preston, CEO of Metromile. “We looked at a number of cities but were impressed with Tempe’s business and technology community and diverse talent pool. As we expand our offerings to new states and grow aggressively, we are focused on better serving our customers — Tempe is a great place to attract talent that will help us create fiercely loyal customers.”Metromile launched in 2011 and operates its headquarters in San Francisco, Calif. with more than 70 employees. The company added its second office in Boston earlier this year. The new Arizona office is 15,000 square feet and will add at least another 130 employees with a strong focus on customer service, sales and claims.Metromile offers revolutionary pay-per-mile car insurance for the modern driver. Metromile uses technology and a data-driven approach to deliver lower premiums by the mile and personalized data to help customers manage their cars more efficiently and cost-effectively. Metromile’s per-mile insurance is currently available in California, Illinois, Oregon, and Washington but is rapidly expanding to other states in 2015. In January, Metromile and Uber announced an innovative partnership to provide variably-priced, pay-per-mile auto insurance for drivers who use Uber’s rideshare platform. Metromile began offering the insurance product to Uber driver partners in California, Illinois, and Washington in February and will add more states in the coming year.Metromile will host a Hiring Fair on June 3, 2015 in Tempe.last_img read more

Gandeng PLN, Universitas HKBP Nommensen Luncurkan Becak Motor Listrik

first_imgSumber: tribunnews.com Dewasa ini, penggalakkan moda transportasi ramah lingkungan memang tengah digenjot oleh berbagai instansi. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengurangi emisi karbon dan menghemat penggunaan bahan bakar fossil. Nah, ternyata penggalakkan evolusi moda transportasi ini juga terjadi di Indonesia, tepatnya dari Tanah Batak dimana PT PLN (Persero) yang bekerja sama dengan Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menghasilkan becak motor (betor) bertenaga listik. Jika ditanya moda ini ramah lingkungan atau tidak? Jawabannya jelas ramah lingkungan, dong!Baca Juga: “HAN” Si Becak Listrik, Dibanderol Rp18 Juta, Akankah Ikut Ramaikan Transportasi Jakarta?Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, peluncuran becak motor listrik ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2019 kemarin. Ketua Tim Inovasi Becak Motor Listrik dari Fakuktas Teknik UHN, Parulian Siagian, mengatakan bahwa becak motor listrik berkapasitas 2.000 watt tersebut mampu merengkuh kecepatan hingga 50 sampai 60 km per jam tanpa penumpang dan 30 sampai 40 km per jam dengan penumpang. Dengan mengusung tema ramah lingkungan dan menggunakan bahan bakar berkelanjutan, hadir becak motor listrik ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program green energi ergonomis yang akan berimplikasi terhadap kesejahteraan lingkungan.Sumber: okezone.comTidak melulu dari segi teknisnya saja, pun dari segi desain yang coba tetap dipertahankan oleh tim yang mengerjakan proyek ini. Tim dari Fakultas Teknik UHN ini memang mengganti sumber tenaga dari becak motor ini, namun tidak dengan ciri khas dari moda khas Sumatera Utara ini.“Dan hasilnya seperti yang kita saksikan saat ini, dan ini sejarah baru bagi kita karena pertama kali di Sumatera dikembangkan perguruan tinggi,” ujar Rektor UHN, Haposan Siallagan, dikutip dari laman medanbisnisdaily.com (2/5/2019).Baca Juga: Saatnya Maksimalkan Tenaga Surya untuk Energi Terbarukan di Kereta ApiGuna menunjang pengoperasian dari becak motor listrik ini kelak, pihak PLN sudah memiliki Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di 15 titik yang berada di beberapa kota di Sumut, yang selanjutnya setiap 20 Km di sepanjang jalan lintas utama Provinsi Sumut juga akan didirikan SPLU guna mendukung kebutuhan pengisian ulang kendaraan listrik.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… Related”HAN” Si Becak Listrik, Dibanderol Rp18 Juta, Akankah Ikut Ramaikan Transportasi Jakarta?14/03/2018In “Darat”[Tips] Anti Tarif ‘Tembak’ Naik Becak Keliling Yogyakarta18/05/2019In “Destinasi”Becak: Dikagumi di Eropa, Tersingkir di Dalam Negeri18/10/2017In “Analisa Angkutan”last_img read more